Posted by: admine | 11 Jul,2008

Membuat flashdisk aman dari autorun-nya si-virus

 Tentunya kita semua sudah mengetahui bhw virus2 dapat menularkan dirinya ke komputer2 lain dengan media flashdisk,Kesal bukan..? Sudah pasti! Saya juga merasakan perasaan yang sama ketika komputer saya juga ikut2an kena virus… tapi saya punya cara yang ampuh agar virus yang ada di flashdisk tersebut tidak dapat menularkan dirinya ke komputer lain saat di colokin ke usb.

 Baiklah saya akan mulai membahasnya sekarang, diawali dengan cara penularan virus lewat media flashdisk. Sebenarnya sangat simple, ketika flashdisk dicolokan kedalam port usb virus yang sedang berjalan tinggal men-copy dirinya sendiri ke dalam flashdisk, dan tidak lupa pula dengan membuat file “autorun.inf” yang letak file-nya kasat mata sehingga tidak dapat dilihat. nah… file inilah yang akan kita edit agar virusnya tidak dapat menjalankan dirinya di komputer kita.

 Cara yang pertama dengan mengedit secara manual dengan menggunakan notepad atau wordpad. Diasumsikan flashdisk kita yang telah dicolokan kedalam komputer (yang telah terinfeksi) beralamat “F:\”, maka saya akan mencoba membuka file “F:\autorun.inf” lalu enter. Lalu notepad akan terbuka secara otomatis dengan beberapa mantra didalamnya, setelah itu kita tinggal mengedit mantra tersebut dengan memblock semua mantra tersebut (ctrl+a) lalu hapus (backspace atau del) lalu anda bisa membiarkannya kosong lalu tekan ctrl+s untuk men-savenya. Anda juga bisa menuliskan beberapa puisi indah tentang cinta semisal..he..he..he 

Tetapi bang boat, bagaimana jika file tersebut memiliki attribute “read-only”? yang jelas kita tidak dapat mengeditnya secara manual ! (aaaaarrrrrgh!!!!). Lalu? Apa yang dapat kita lakukan… bang boat ? Gigi dibalas dengan gigi, mata dibalas dengan mata, dan yah… anda benar ! MANTRA juga DIBALAS DENGAN MANTRA!! Mantranya sangatlah mudah… saya akan membahasnya secara bertahap sekarang juga :

1)buka aplikasi notepad (tempat dimana kita akan menulis mantra)

2)tuliskan mantra “del /a:r f:\autorun.inf” (tnp tanda petik) lalu enter.

3)langkah selajutnya adalah tulis mantra lagi! Mantranya “echo ‘terserah tulisan apa’ >f:\autorun.inf&attrib +r f:\autorun.inf” (tnp tanda petik juga).

4)lalu save file mantra tersebut dengan nama file terserah anda dan path-nya terserah anda juga, tetapi extension-nya harus “.bat”(harus tidak boleh tidak)

5)lalu jalankan file mantra yang baru kita buat tersebut

6)buka explorer

7)pada bagian address tuliskan “F:\autorun.inf”, lalu tekan enter sambil mengucapkan “sim…salabim…”. Maka aplikasi notepad akan muncul lagi sambil menampilkan beberapa tulisan, tetapi yang ini jelas bukan mantra ( . ) ( . ) 

 Setelah beberapa step tadi, virus tidak dapat menjalankan dirinya di komputer lain ketika kita mencolokan flashdisk kita kedalam port usb-nya. Tetapi bang boat, virus2 dari komputer yang terinfeksi tersebut masih ada di dalam flashdisk saya. Bagaimana ini? Yah, itu sih bukan tugas saya lagi. Itu sih sudah menjadi tugas anti-virus…kik..kik..kik..!! saya hanya memberitahukan cara agar virusnya tidak berjalan ketika flashdisk kita dicolokan kedalam port usb pada komputer yang lain… lagian mantra yang saya punya masih belum begitu ampuh untuk membuat virus tidak berjalan di komputer. Oleh karena itu, saya akan belajar tentang mantra2 tersebut di hogwarts agar lebih ampuh. 

 Okeh… sekian saja info2 dan mantra2 yang saya jabarkan. (krn sdh tidak tahu lagi harus menjabarkan mantra yang mana ^-^)

sended from bang Boat

 

 

 

 

 

 

 

Posted by: admine | 27 Jun,2008

Menghubungkan Router


Fungsi

spiderman pipisRouter berfungsi sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Router berbeda dengan switch. Switch merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network (LAN).

Analogi Router dan Switch

Analogi Router dan Switch

Sebagai ilustrasi perbedaan fungsi dari router dan switch adalah switch merupakan suatu jalanan, dan router merupakan penghubung antar jalan. Masing-masing rumah berada pada jalan yang memiliki alamat dalam suatu urutan tertentu. Dengan cara yang sama, switch menghubungkan berbagai macam alat, dimana masing-masing alat memiliki alamat IP sendiri pada sebuah LAN.

Router sangat banyak digunakan dalam jaringan berbasis teknologi protokol TCP/IP, dan router jenis itu disebut juga dengan IP Router. Selain IP Router, ada lagi AppleTalk Router, dan masih ada beberapa jenis router lainnya. Internet merupakan contoh utama dari sebuah jaringan yang memiliki banyak router IP. Router dapat digunakan untuk menghubungkan banyak jaringan kecil ke sebuah jaringan yang lebih besar, yang disebut dengan internetwork, atau untuk membagi sebuah jaringan besar ke dalam beberapa subnetwork untuk meningkatkan kinerja dan juga mempermudah manajemennya. Router juga kadang digunakan untuk mengoneksikan dua buah jaringan yang menggunakan media yang berbeda (seperti halnya router wireless yang pada umumnya selain ia dapat menghubungkan komputer dengan menggunakan radio, ia juga mendukung penghubungan komputer dengan kabel UTP), atau berbeda arsitektur jaringan, seperti halnya dari Ethernet ke Token Ring.

Router juga dapat digunakan untuk menghubungkan LAN ke sebuah layanan telekomunikasi seperti halnya telekomunikasi leased line atau Digital Subscriber Line (DSL). Router yang digunakan untuk menghubungkan LAN ke sebuah koneksi leased line seperti T1, atau T3, sering disebut sebagai access server. Sementara itu, router yang digunakan untuk menghubungkan jaringan lokal ke sebuah koneksi DSL disebut juga dengan DSL router. Router-router jenis tersebut umumnya memiliki fungsi firewall untuk melakukan penapisan paket berdasarkan alamat sumber dan alamat tujuan paket tersebut, meski beberapa router tidak memilikinya. Router yang memiliki fitur penapisan paket disebut juga dengan packet-filtering router. Router umumnya memblokir lalu lintas data yang dipancarkan secara broadcast sehingga dapat mencegah adanya broadcast storm yang mampu memperlambat kinerja jaringan.

Jenis-jenis router

Secara umum, router dibagi menjadi dua buah jenis, yakni:

  • static router (router statis): adalah sebuah router yang memiliki tabel routing statis yang diset secara manual oleh para administrator jaringan.
  • dynamic router (router dinamis): adalah sebuah router yang memiliki dab membuat tabel routing dinamis, dengan mendengarkan lalu lintas jaringan dan juga dengan saling berhubungan dengan router lainnya.

Router versus Bridge

Cara kerja router mirip dengan bridge jaringan, yakni mereka dapat meneruskan paket data jaringan dan dapat juga membagi jaringan menjadi beberapa segmen atau menyatukan segmen-segmen jaringan. Akan tetapi, router berjalan pada lapisan ketiga pada model OSI (lapisan jaringan), dan menggunakan skema pengalamatan yang digunakan pada lapisan itu, seperti halnya alamat IP. Sementara itu, bridge jaringan berjalan pada lapisan kedua pada model OSI (lapisan data-link), dan menggunakan skema pengalamatan yang digunakan pada lapisan itu, yakni MAC address.

Lalu, kapan penggunaan bridge jaringan dilakukan dan kapan penggunakan router dilakukan? Bridge, sebaiknya digunakan untuk menghubungkan segmen-segmen jaringan yang menjalankan protokol jaringan yang sama (sebagai contoh: segmen jaringan berbasis IP dengan segmen jaringan IP lainnya). Selain itu, bridge juga dapat digunakan ketika di dalam jaringan terdapat protokol-protokol yang tidak bisa melakukan routing, seperti halnya NetBEUI. Sementara itu, router sebaiknya digunakan untuk menghubungkan segmen-segmen jaringan yang menjalankan protokol jaringan yang berebeda (seperti halnya untuk menghubungkan segmen jaringan IP dengan segmen jaringan IPX.) Secara umum, router lebih cerdas dibandingkan dengan bridge jaringan dan dapat meningkatkan bandwidth jaringan, mengingat router tidak meneruskan paket broadcast ke jaringan yang dituju. Dan, penggunaan router yang paling sering dilakukan adalah ketika kita hendak menghubungkan jaringan kita ke Internet.

Produsen router

Beberapa produsen router termasuk:

Lihat pula

thank’s mas miko

Posted by: admine | 13 Jun,2008

Installasi MySQL - Connector/J

Pendahuluan

Akhirnya setelah saya kebingungan membaca manual instalasi MySQL-Connector/J saya menemukan satu buku yang menunjukkan bagaimana instalasi Connector/J dilakukan, buku tersebut berjudul “MySQL and Java Developer’s Guide“. Ternyata setelah saya mencobanya ternyata berhasil dan berakhirlah rasa penasaran saya. Pada tulisan ini saya akan tunjukkan bagaimana instalasi Connector/J (pada tulisan ini saya menggunakan MySQL-Connector/J 5.1) pada Windows platform.

Mendapatkan MySQL-Connector/J

Bila Anda belum mendapatkan MySQL-Connector/J, Anda dapat men-downlolad pada link-link dibawah ini:

  1. http://repo1.maven.org/maven2/mysql/mysql-connector-java/5.1.6/
  2. http://download.aquafold.com/download/jdbc-drivers/MySQL/
  3. http://download.csdn.net/source/412363
  4. http://www.spyfu.com/Term.aspx?t=470654
  5. http://dev.mysql.com/downloads/connector/j/5.1.html

Instalasi Connector/J

Bila Anda sudah mendapatkan MySQL-Connector/J, ekstrak terlebih dahulu. Lalu Anda cari file JAR yang bernama mysql-connector-java-5.1.6-bin, file tersebut yang akan kita copy-kan.

Ternyata tidak terlalu sulit untuk melakukan instalasi Connector/J, kita hanya meng-copy file JAR yang bernama mysql-connector-java-5.1.6-bin. Anda buka terlebih dahulu Windows Explorer, lalu cari direktori Java Anda berada (pada komputer saya direktori tersebut berada pada C:\Program Files\Java\), setelah itu ikuti langkah-langkah berikut:

  • Setelah Anda mendapatkan direktori Java, lalu Anda masuk ke direktori Java Runtime Envrionment Anda (pada komputer saya direktori tersebut berada pada C:\Program Files\Java\jre6)
  • Lalu Anda masuk ke direktori lib
  • Lalu setelah berada di direktori lib, masuk lagi ke direktori ext. Di direktori ini Anda copy kan file JAR tadi yang bernama mysql-connector-java-5.1.6-bin.

Bila sudah nanti library tersebut akan tersedia untuk aplikasi yang akan mengeksekusinya dalam Java Virtual Machine.

Menguji Instalasi MySQL-Connector/J

Lalu Anda buat file java dengan nama Test, lalu tulis kode berikut ini:


// NamaProgram: Test.java
// Deskripsi: Menguji koneksi MySQL-Connector/J
public class Test
{
 public static void main(String args[])
 {
  try
  {
   Class.forName(”com.mysql.jdbc.Driver”).newInstance();
   System.out.println(”Berhasil”);
  }
  catch(Exception E)
  {
   System.out.println(”JDBC driver error”);
  }
 }	// end of method main
}	// end of class Test

Lalu Anda compile file java tadi (saya anggap Anda sudah mengerti cara meng-compile-nya) dan jalankan. Bila berhasil maka program tadi yang sudah dibuat akan menampilkan pesan “Berhasil”, itu berati MySQL-Connector Anda sudah terpasang dengan benar.

Penutup

Begitulah instalasi MySQL-Connector dilakukan, bila Anda masih bingung dengan langkah-langkahnya, Anda dapat bertanya pada saya untuk penjelasan lebih lanjut.

Sumber

Matthews, M., Cole J., Gradecki J.D., “MySQL and Java Developer’s Guide“, Wiley Publishing, 2003.

Posted by: admine | 05 Jun,2008

Java Midlet : High Level User Interface

Penggunaan Alert

Contoh Skript :
TV jaman biyen /*
* To change this template, choose Tools | Templates
* and open the template in the editor.
*/

import javax.microedition.midlet.*;
import javax.microedition.lcdui.*;
public class initulisanyangdiketik extends MIDlet implements CommandListener {
Display display;
Form mainForm;
Command exitCommand = new Command(”Exit”, Command.EXIT, 0);
Command okCommand = new Command(”Ok”, Command.OK, 0);
Gauge gauge = new Gauge(null, false, 5, 0);
Command[] commands = {
new Command(”tentang”, Command.OK, 0),
new Command(”jalankan”, Command.OK, 0),
};
Alert[] alerts = {
new Alert(”tentang Alert”,
“Aplikasi ini merupakan contoh alert dengan menggunakan TextBox”,
null, AlertType.ALARM),
new Alert(”jalankan Alert”,
“Telah memasuki menu jalankan”,
null, AlertType.CONFIRMATION),
new Alert(”Info Alert”,
“Example of an INFO type of Alert”,
null, AlertType.INFO),
new Alert(”Warning Alert”,
“Example of an WARNING type of Alert, w/ gauge indicator”,
null, AlertType.WARNING),
new Alert(”Error Alert”,
“Example of an ERROR type of Alert, w/ an ‘OK’ Command”,
null, AlertType.ERROR),
new Alert(”Modal Alert”,
“Example of an modal Alert: timeout = FOREVER”,
null, AlertType.ERROR),
};
public initulisanyangdiketik(){
mainForm = new Form(”JEDI: Alert Example”);
mainForm.addCommand(exitCommand);
for (int i=0; i< commands.length; i++){
mainForm.addCommand(commands[i]);
}
mainForm.setCommandListener(this);
// Menambah sebuah gauge dan menge-set timeout (milliseconds)
alerts[3].setIndicator(gauge);
alerts[3].setTimeout(5000);
// Menambah sebuah command untuk Alert
alerts[4].addCommand(okCommand);
// Menge-Set alert
alerts[5].setTimeout(Alert.FOREVER);
}
public void startApp() {
if (display == null){
display = Display.getDisplay(this);
display.setCurrent(mainForm);
}
}
public void pauseApp() {}
public void destroyApp(boolean unconditional) {}
public void commandAction(Command c, Displayable d){
if (c == exitCommand){
destroyApp(true);
notifyDestroyed(); // Exit
}
for (int i=0; i
if (c == commands[i]){
display.setCurrent(alerts[i]);
}
}
}
}

Penggunaan List

Contoh Skript :
/*
* ListExample.java
*
* Created on May 15, 2008, 3:27 PM
*/

import javax.microedition.midlet.*;
import javax.microedition.lcdui.*;

/**
*
* @author user
* @version
*/
public class ListExample extends MIDlet implements CommandListener{
Display display;
List list;
Command exitCommand = new Command(”Exit”, Command.EXIT, 1);
Command newCommand = new Command(”New Item”, Command.OK, 1);
Command renameCommand = new Command(”Rename Item”, Command.OK, 1);
Command deleteCommand = new Command(”Delete Item”, Command.OK, 1);
Ticker ticker = new Ticker(”JENI- Java Education Network Indonesia”);

public ListExample(){
list = new List(”JENI : Contoh List”, List.IMPLICIT);
list.append(”List Item #1″, null);
list.append(”List Item #2″, null);
list.append(”List Item #3″, null);
list.setTicker(ticker);
list.addCommand(exitCommand);
list.addCommand(newCommand);
list.addCommand(renameCommand);
list.addCommand(deleteCommand);
list.setCommandListener(this);
}

public void startApp() {
if (display == null){
display = Display.getDisplay(this);
display.setCurrent(list);
}
}

public void pauseApp() {}

public void destroyApp(boolean unconditional) {}

public void commandAction(Command c, Displayable d){
if (c == exitCommand){
destroyApp(true);
notifyDestroyed(); // Exit
}
if (c == List.SELECT_COMMAND){
int index = list.getSelectedIndex();
String currentItem = list.getString(index);
// menjalankan suatu hal
}
}
}

Date and Time

Contoh Skript :

/*
* DateFieldExample.java
*
* Created on May 15, 2008, 3:36 PM
*/

import javax.microedition.midlet.*;
import javax.microedition.lcdui.*;

/**
*
* @author user
* @version
*/
public class DateFieldExample extends MIDlet implements CommandListener{
Display display;
Form dateForm;
Command exitCommand = new Command(”Exit”, Command.EXIT, 1);
DateField dateonly,timeonly,datetime;

public DateFieldExample(){
dateForm = new Form(”DateField Modes”);
dateForm.addCommand(exitCommand);
dateForm.setCommandListener(this);
DateField dateonly =
new DateField(”Birthday (DATE)”, DateField.DATE);
DateField timeonly =
new DateField(”Set Alarm (TIME)”, DateField.TIME);
DateField datetime =
new DateField(”Departure (DATE_TIME)”, DateField.DATE_TIME);
dateForm.append(dateonly);
dateForm.append(timeonly);
dateForm.append(datetime);
}

public void startApp() {
if (display == null){
display = Display.getDisplay(this);
display.setCurrent(dateForm);
}
}

public void pauseApp() {}

public void destroyApp(boolean unconditional) {}

public void commandAction(Command c, Displayable d){
if (c == exitCommand){
destroyApp(true);
notifyDestroyed(); // Exit
}
}
}

Posted by: admine | 06 Mei,2008

Teknologi Digital dan Manusia Digital

Sebuah ilmu berharga yang dapat ketika membaca sebuah buku yang berjudul “Rahasia Sukses Membangkitkan ESQ POWER Sebuah Inner Journey Melalui Al-Ihsan” karya Ary Ginanjar Agustian, agar ilmu yang berharga ini tidak lepas saya berusaha untuk mengikatnya dengan menuliskannya kembali dan kemudian akan mencoba mengamalkannya, semoga diberi kekuatan dan kemampuan oleh Allah SWT.

Iptek Digital dan Imtak Digital Era digital telah menciptakan dan melahirkan kemajuan yang sangat luar biasa di bidang teknologi dan ilmu pengetahuan. Dimulai dengan hadirnya alat hitung, era komputer dan kemudian berkembang ke segala lini hingga merambah ke dunia penerbangan dan luar angkasa. Perubahan yang luar biasa drastis terjadi di hampir semua sektor. Terjadi Quantum Leap atau lompatan waktu yang sangat luar biasa dan mengagumkan, khususnya dibidang teknologi .

Era digital dimulai semenjak ditemukan bilangan biner, yaitu angka nol dan satu. Bilangan biner tidak mengenal angka lain kecuali angka nol dan satu saja. Bilangan biner ini telah mengubah suatu zaman.

Begitu pula yang terjadi dengan manusia, bilangan biner akan melahirkan pula peradaban manusia yang sangat tinggi, yaitu manusia digital. Manusia digital adalah manusia yang hanya mengenal angka nol dan satu dalam berprinsip hidup.

Angka nol adalah lambang kesucian hati dan pikiran, sedangkan angka satu adalah lambang Tuhan, atau hanya berprinsip kepada Dia Yang Maha Esa. Atau dengan kata lain : Laa (0) ilaha illallah (1). Inilah yang dinamakan era digital manusia, yaitu suatu era dimana manusia menjadi tulus dan ikhlas (0) karena berprinsip kepada Allah SWT (1) dan tidak menuhankan yang lainnya (0). Sehingga seluruh potensi (~) muncul!.

Spiritual berasal dari kata spirit, yang artinya murni. Apabila menggunakan bilangan biner - setelah melalui proses penyaringan hati (melalui bilangan nol) – maka manusia akan menemukan kemurnian spiritualitas. Artinya, apabila manusia berjiwa jernih (0), maka ia akan menemukan potensi mulia dirinya, sekaligus menemukan siapa Tuhannya (1), atau prinsip yang sesungguhnya.

“Apabila engakau mengenal siapa dirimu, maka engakau akan mengenal siapa Tuhanmu.”
Al-Hadist

Mengenai siapa Tuhan sebenarnya, berarti mengetahui apa tujuan tujuan hidup tertinggi. Ia mengenal sifat tuhannya. Ia mengenal keinginan Tuhannya, dan ia mampu membaca rambu-rambu atau rules yang tertulis pada alam semesta melalui pengenalan terhadap jati dirinya sebagai wakil Tuhan. Ia mampu menempatkan diri ditengah masyarakat, bahkan mampu membawa lingkungannya ke arah peradaban yang sesuai dengan hati nurani terdalam. Inilah yang dinamakan High Tech High Touch, yang diimpikan oleh John Naisbitt.

Pada saat manusia menempatkan dirinya pada posisi zero paradigm, maka jati diri yang penuh potensi dan yang selama ini tertutupi oleh berbagai belenggu itu akan muncul, sehingga memungkinkan bagi Cahaya Ilahi untuk memancarkan sinarnya kembali. Cahaya Ilahi itu berupa sinar keadilan, kebersamaan, kedamaian dan kasih sayang, yang didamba oleh seluruh insan manusia.

Tetapi apa yang terjadi saat ini, masyarakat mempergunakan teknologi digital hanya pada bidang teknologi atau iptek saja. Sedangkan mental manusia pengguna teknologinya terbelakang, atau bisa dikatakan masih analog! Sehingga terjadi kepincangan. Mereka telah menggunakan laptop, telepon genggam, e-mail yang merupakan hasil teknologi digital dan diciptakan dari konsep bilangan biner nol dan satu, namun banyak dari mereka yang justru stress atau gangguan kejiwaan, serta tindak kejahatan di mana-mana. Mengapa? Karena yang digital itu baru perlengkapan (piranti)-nya, dan belum mencakup mentalnya. Mental yang dimiliki orang-orangnya masih tertinggal di belakang, kalah dengan kecepatan sistem digital itu sendiri.

Mengapa dikatakan tertinggal atau terbelakang? Karena orang-orangnya justru menjadi “budak” dari perlengkapan /piranti digital tadi, sehingga tanpa disadari, yang seharusnya manusia menjadi subjek malah terbalik menjadi objek teknologi, objek materialisme, objek hedonisme dan objek dari keduniawian. Inilah yang kemudian disebut spiritual analaog, yaitu bilangan 1, 2, 3, dan seterusnya. Mereka kehilangan jati diri, karena membiarkan dirinya menjadi korban atau budak kemilaunya dunia, hamba dari teknologi digital.

Jati diri manusia bersumber dari Tuhan. Tuhan dilambangkan dengan ke-Esa-an-Nya, tunggal atau satu. Begitu pula jati diri manusia, ia harus bersih (0), agar jati diri yang sesungguhnya menjadi muncul (1). Inilah manusia maju, manusia digital, Laa (0) ilaha illallah (1). Maka pada saat itu akan lahir era peradaban manusia tertinggi di muka bumi. Manusia digital dan teknologi digital. Mengapa demikian? Karena potensi dahsyat alam bawah sadar spiritualitas hanya bisa ditransformasikan melalui transformasi digital 0 dan 1, tidak bisa melalui bilangan yang lain (analog).

Konsep digital, tidak hanya bisa ditemukan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi saja, tetapi hikmah ini justru bisa diperoleh di ritual Haji. Sebelum para haji melaksanakan thawaf, maka mereka harus men-zero-kan dirinya (0) di saat wukuf di Arafah. Semua berbaju putih melepas semua atribut serta belenggu, mensucikan diri dan hati. Ini semua adalah upaya untuk menzerokan atau mensucikan hati, hingga mencapai titik nol (0). Setelah wukuf di Arafah, maka berdiamlah di Muzdalifah pada malam hari, anda akan mengenal diri Anda di sana, sekaligus Sang Pencipta, dan ini dapat anda rasakan ketika Anda merasa nol.

Kemudian untuk lebih meyakinkan lagi bahwa kita sungguh-sungguh sudah zero, maka lontarlah semua berhala-berhala yang bersemayam di hati, lakukan lontar jumrah, agar penghambaan terhadap materialisme atau apapun selain Allah dimusnahkan.

Setelah semua kotoran disaring di Arafah, Muzdalifah dan lontar jumrah, maka Anda akan berada pada posisi nol atau zero (0), bebas dari presepsi, bebas dari berhala, bebas dari prinsip duniawi yang membelenggu, maka lahirlah kesucian. Semua hijab telah terbuka dan kini muncul sesuatu yang hakiki, fitrah diri. Melalui kacamata yang fitrah dan jernih, maka barulah kita akan melihat Allah SWT (1), dilambangkan dengan thawaf mengelilingi Ka’bah yang tunggal. Laa ilaha illallah, yaitu bilangan nol (0) di Arafah dan satu (1) di Ka’bah.

Namun kita tidak berhenti hanya sampai di sini, segeralah bersa’i, bekerjalah dengan teguh seperti Siti Hajar yang pantang menyerah, ikhlas seperti Nabi Ismail AS. Dengan berbekal cinta yang begitu tulus kepada Allah (1).

Inilah puncak peradaban yang kelak akan terhampar di bumi. Ketika Iptek berbasis digital sertadidukung oleh Imtak digital, yaitu lahirnya manusia yang berprinsip nol dan satu yaitu Tiada Tuhan (0) selain Allah (1). Kemudian yang terjadi adalah ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang sangat pesat, dengan kondisi masyarakatnya yang penuh dengan kedamaian, keadilan dan cinta kasih sesama umat manusia di seluruh muka bumi. Kedamaian, keadilan serta cinta tertinggi dari Asmaul Husna, sifat-sifat terindah milik Allah Azza wa Jalla.

Agus Sutrisno

Older Posts »

Kategori